dr. Elsa Susanti, Sp.S

Ketua SMF Neurologi/ Spesialis Saraf RS Pertamedika Ummi Rosnati

Tumor otak merupakan suatu penyakit yang sangat menjadi momok bagi masyarakat awam. Saat mendengar kata tumor otak, maka yang terlintas di kepala adalah bahwa saat kematian sudah di depan mata. Memang sangat dapat dimaklumi kenapa penyakit ini sangat ditakuti. Khas pada kasus-kasus tumor otak, gejalanya akan selalu muncul perlahan dan bertahap. Dimulai dari keluhan nyeri ringan sampai gangguan fungsi yang berat dapat terjadi dalam beberapa tahun lamanya.

Berikut kita bahas mengenai sakit kepala yang seringkali merupakan gejala awal tumor otak dan bisa dijadikan acuan agar masyarakat tidak mengabaikan sesuatu yang tidak normal yang dirasakan dalam tubuh, meskipun hal tersebut hanya sesuatu yang ringan saja.

Secara garis besar sakit kepala dapat kita bagi dalam dua jenis, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Sakit kepala primer atau disebut juga sakit kepala fungsional adalah sakit kepala yang terjadi karena adanya gangguan fungsi organ. Biasanya keluhan dapat dihilangkan dengan minum obat sakit kepala ringan seperti paracetamol, ibuprofen dan pelemas otot.

Sakit kepala primer ini sangat erat hubungannya dengan stress dan kondisi emosional penderita. Kelelahan fisik, beban pikiran serta makanan atau minuman tertentu merupakan pemicu yang dapat menimbulkan serangan sakit kepala ini. Dalam masyarakat jenis sakit kepala ini paling banyak dijumpai.

Sakit kepala sekunder atau disebut juga sakit kepala organik adalah sakit kepala yang terjadi karena adanya kelainan organ. Ini adalah sakit kepala yang dijumpai pada tumor otak. Ciri khas pada sakit kepala ini yaitu munculnya perlahan paling sering pada pagi hari, diperberat dengan aktifitas seperti mengedan, batuk dan aktifitas lain yang dapat meningkatkan tekanan dalam kepala.

Selain itu, sakit kepala akibat tumor otak ini tidak akan berdiri sendiri, biasanya selalu disertai gejala kelainan saraf lainnya yang disebut juga dengan red flag. Berikut ini adalah red flag yang perlu diwaspadai penderita sakit kepala antara lain: kelemahan pada satu sisi tubuh, gangguan penglihatan, mual dan muntah, kesemutan pada wajah atau pada satu sisi tubuh, kesulitan bicara dan menelan, kejang sampai ke penurunan kesadaran.

Segeralah periksa ke dokter sehingga dapat dilakukan pemeriksaan menyeluruh dan detail sehingga dapat dipastikan penyebab sakit kepala tersebut. Kebanyakan masyarakat sering mengabaikan keluhan sakit kepala yang dirasakan. Semakin cepat tumor otak terdiagnosa, maka akan semakin cepat tindakan pengobatan yang dapat dilakukan. Hal ini akan sangat berarti dalam menyelamatkan hidup penderita serta mempertahankan kualitas hidup yang optimal